Showing posts with label Cloud Computing. Show all posts
Showing posts with label Cloud Computing. Show all posts

Masalah yang akan di hadapi pada Cloud Computing

Selamat siang semuanya, hari ini saya ingin sharing beberapa masalah yang akan sering di hadapi oleh orang jika menggunakan Cloud Computing. Dalam suatu yang berhungungan dengan Internet pasti akan ada masalah karena segala sesuatu tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali tuhan yah.Sebelumnya saya sudah membahas kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada Cloud Computing, Berikut beberapa hal yang mungkin akan terjadi pada Cloud Computing:

  1. Keamanan Data
    Masalah kemanan data masih menjadi hal yang harus diperhatikan pada penggunaan sistim cloud, karena semua pengguna komputer yang terhubung dengan jaringan internet bisa saja mengakses server cloud, disini bukan tidak mungkin para penyusup atau sebut saja cracker komputer bisa masuk keserver dan melakukan pengruskan data, menghapus data ataupun mencuri data anda, untuk itu pilihlah server cloud yang anda nilai cukup aman dan memiliki integritas yang baik.
  2. Privacy
    Dari sisi privacy atau kerhasiaan data, tentu sekalipun sistim yang digunakan pada server cloud telah menerapkan enkripsi data, tapi tetap saja ada kemungkinan data yang anda simpan di server cloud bisa terbaca oleh orang lain.
  3. Rawan Penyusupan
    Seperti telah disinggung pada poin pertama keamanan data pada komputer cloud bisa saja menjadi masalah, seperti terjadinya hacking data, masuknya penyusup seperti virus/malware ke server cloud bisa menjadi masalah bila sistim keamanan yang diterapkan oleh administrator server tidak kuat alias memiliki celah rawan.
  4. Server Down
    Kasus yang satu ini sering menjadi masalah pada komputer server, dimana server mengalami down ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti load yang terlalu tinggi pada saat yang bersamaan dari banyak user sehingga membuat resource server berjalan lambat untuk melayani permintaan tersebut. Kemudian server down bisa saja diakibatkan oleh jaringan internet yang tidak stabil pada komputer server, sehingga semua pengguna yang mengaksesnya akan mengalami hal yang sama juga.
Sekian Dulu yah teman-teman mengenai masalah yang terdapat pada cloud computing, karena sistem yang dibuat oleh manusia tidak akan ada yang sempurna.

Salam Hangat,
Depri Pramana

Cara Kerja Sistem Cloud Computing

Cara Kerja Sistem Cloud Computing

Selamat sore saya akan menlajutakan artikel mengenai Cloud Computing yang membahas cara kerja dari Sistem Cloud Computing dimana Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya. Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun Gmail. Data di beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas data pengguna tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang Cara Kerja Cloud Computing, sistem yang telah mendunia yang dapat membantu perusahaan atau organisasi dalam efisiensi penyimpanan data. Beberapa faktor seperti ketersediaan internet yang dibutuhkan sebagai jalur utama dalam distribusi data, kualitas vendor akan layanan sistem Cloud maupun masalah keamanan dan privasi seperti serangan peretas/hacker dalam meretas internet patut menjadi pertimbangan tersendiri sebelum anda beralih ke sistem Cloud. Selain vendor yang harus meningkatkan kualitas pelayanan mereka, pengguna juga diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih kualitas vendor yang akan mereka gunakan untuk mengelola data berbasis Cloud Computing.

Baiklah demikian dulu untuk Artikel Kali ini, nanti saya akan lanjutkan mengenai masalah yang sering di hadapi dari Cloud Computing.

Salah Hangat,
Depri Pramana

Jenis - Jenis Layanan Cloud Computing

Selamat siang semuanya hari ini saya akan membahas mengenai jenis-jenis layanan dari Cloud Computing dimana kalian sidah mengetahui Cloud computing merupakan sebuah standar teknologi yang meliputi aplikasi, platform serta infrastruktur yang disediakan melalui internet dengan cara swalayan dan bayar-per-pemakaian – Forester. Cara paling mudah untuk merepresentasikan cloud computing adalah penggunaan listrik di rumah-rumah. Ketika kita membutuhkan listrik, kita tidak perlu membangun sebuah pembangkit listrik sendiri. Kita hanya perlu menacapkan stop kontak ke colokan yang tersedia di rumah-rumah kita tanpa harus mengetahui bagaimana PLN menyediakan listrik untuk kita. Kita pun hanya membayar listrik tersebut per bulan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan. Hal tersebut juga diterapkan pada teknologi informasi, ketika kita membutuhkan sebuah standar teknologi informasi yang kita butuhkan untuk bisnis kita, kita tidak harus memiliki hal-hal tersebut secara nyata, dimana terkadang harganya sangat mahal. Sebagai contoh, kita membutuhkan sebuah server yang akan kita gunakan untuk jalannya proses bisnis dari aplikasi yang ingin kita jual. Dengan menggunakan cloud computing, kita dapat “menyewa” server dari jasa penyedia IaaS untuk kita gunakan. Hal menarik dari teknologi cloud computing, standar teknologi informasi tersebut dapat kita dapatkan melalui teknologi internet yang kini telah umum. Seperti yang telah didefinisikan oleh Forester, standar teknologi informasi pada cloud computing mencakup 3 segmen, yaitu aplikasi (dikenal sebagai SaaS), Platform (dikenal sebagai PaaS) dan Infrastruktur (dikenal dengan IaaS).

SaaS (Software as a Service)

Software as a Service adalah layanan software yang digunakan melalui internet. Sebenarnya hal ini bukan merupakan hal yang asing dan sering kita gunakan (hanya mungkin kita belum tahu aja), contoh dari SaaS ini adalah google docs, facebook, aplikasi CRM berbayar, dan lain-lain. Pengguna hanya perlu menggunakan aplikasi tersebut tanpa harus mengerti bagaimana data disimpan, bagaimana aplikasi tersebut di maintenance, karena hal tersebut merupakan service yang disediakan penyedia jasa. Pembayaran dari penggunaan aplikasi-aplikasi ini pun hanya per pemakaiannya (terkadang ada yang tak berbayar tetapi ada fitur-fitur tertentu yang bisa didapatkan ketika pengguna membayar fitur-fitur tersebut, yah semacam nyewa parabola gitu lah, bayar berdasar channel yang diinginkan). Dari sinilah muncul istilah Pay per use, pay as you go dan lain sebagainya. Yang jelas, dengan menggunakan SaaS banyak perusahaan yang terbantu untuk menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli sebuah perangkat lunak.

PaaS (Platform as a Service)

Platform as a Service adalah penyediaan platform bagi developer yang disediakan melalui internet. Hal ini dibutuhkan ketika aplikasi yang disediakan melalui SaaS tidak sesuai dengan kebutuhan proses bisnis yang terdapat pada perusahaan. PaaS memungkinkan kita untuk membangun aplikasi, mengupload aplikasi, melakukan testing aplikasi, ataupun mengatur konfigurasi yang dibutuhkan dalam proses pengembangan aplikasi. Konsepnya sama dengan SaaS, yaitu kita dapat melakukan hal-hal tersebut sesuai jasa yang kita pilih dengan harga tertentu. Menurut cloudtweaks.com, terdapat 4 jenis PaaS, antara lain : social application platforms, raw compute platforms, web application platforms dan business application platforms. Contoh dari social application platforms adalah facebook, facebook menyediakan platform dimana pengguna dapat membuat aplikasi baru yang dapat digunakan oleh end user. Pengguna dapat mengupload dan mengeksekusi aplikasinya melalui infrastructure amazon yang merupakan contoh dari raw computer platform. Sementara itu, google menyediakan API bagi developer untuk membangun aplikasi web dimana hal tersebut merupakan contoh dari web application platform. Dan yang terakhir, adalah aplikasi CRM yang disediakan bagi perusahaan-perusahaan yang membutuhkan yang merupakan contoh dari business application platforms.

IaaS (Infrastructure as a Service)

Infrastructure as a Service adalah penyediaan infrastruktur yang disediakan melalui internet dan dibayarkan berdasarkan pemakaian. Hal ini terjadi apabila developer membutuhkan sebuah infrastruktur dimana dia dapat melakukan setting untuk jalannya sebuah aplikasi. IaaS memberikan kendali penuh bagi pengguna layanan untuk menyewa infrastruktur IT (storage, RAM, prosesor dll) secara virtual tanpa sistem operasi, yang tentunya pemilihan sistem operasi tersebut dipilih berdasarkan keinginan pengguna. Apabila SaaS dan PaaS kurang terasa manfaatnya bagi perusahaan, IaaS ini sangat menguntungkan bagi perusahaan kecil yang membutuhkan sebuah infrastruktur IT tanpa harus membeli perangkat yang dibutuhkan tersebut. Contoh dari IaaS adalah Amazon VPC (Virtual Private Cloud).

Baiklah demikian dulu tutorials kali ini mengenai jenis-jenis dari layanan Cloud Computing berdasarkan Forester.

Salam Hangat,
Depri Pramana

Outline Cloud Computing - Network Security

Selamat Sore Semuanya, Saya akan lanjutkan membahas Outline Cloud Computing yang terakhir yaitu Security, Security dalam Cloud sangat di perlukan supaya data - data yang kita simpan akan aman. Cloud Computing yang merupakan salah satu teknologi baru masih perlu dikaji bagaimana tingkat keamanan jaringan informasinya. Berdasarkan model layanan-layanan pada cloud computing dapat dilihat, apakah celah keamanan jaringan informasi tersebut berada pada model layanan Software as a Service, dan atau Platform as a Service, dan atau apakah pada Infrastructure as a Service. Selanjutnya sisi keamanan cloud computing juga dapat dilihat dari letaknya pada protokol yang mengatur komunikasi data tersebut di dalam jaringan. Protokol yang dijadikan referensi dalam paper ini yaitu protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Dalam Security ini ada beberapa pokok yang perlu di perhatikan sebagai berikut:

  1. Proteksi Data
    Ketika kita sudah memutuskan untuk adopsi atau migrasi data ke Cloud, yang yang diperhatikan adalah bagaimana penyedia layanan Cloud memberikan proteksi terhadap data kita. Dengan metode apa mereka melakukan proteksi sehingga kita yakin data aman, selain itu lokasi penyimpanan data juga adalah pertimbangan penting dimana ini hubungannya dengan Data Center. Dipastikan data center yang mereka buat sudah tersertifikasi/teraudit, misalnya lokasi bebas gempa, standar sumber saya listrik 3 lapis dll.
  2. Security Control
    Setelah data kita betul-betul terproteksi, selanjutnya adalah bagaimana keamanan dari akses terhadap data kita (role), bagaimana prosedurnya sehingga hanya orang-orang yang berhak saja yang bisa akses data kita. Disini teramsuk akses para pekerja/karyawan di penyedia layanan terhadap data kita.
  3. Compliance
    Standar yang diterapkan pada penyedia layanan Cloud Computing, misalnya untuk keamanan data menggunakan ISO 27001, untuk penyediaan layanan memakai ITIL, COBIT, Cloud Security Alliance, termasuk regulasi internasioanl dan pemerintah. Sehingga jika ada pelanggaran akan mudah dalam penyelesaian
  4. Multi-tenancy
    Salah satu sifat Cloud computing adalah resource sharing, nah bagaimana ketika ada penyewa lain terdapat melakukan kecurangan atau bocor, apa imbasnya terhadap data kita disana, ini harus dipertimbangkan. Karena secara fisikal, data kita bisa jadi ada dalam satu media fisik yang sama dengan yang lain.
  5. Security Governance
    Ini lebih kepada policy governance dari penyedia layanan atau kita sebagai pemakai layanan, harus dijabarkan dan governance-nya paka apa harus didefinisikan disni.
Dan untuk issue yang sekarang kita hadapi adalah kita harus tahu posisi cloud atau hosting data yang akan kita gunakan karena sesuai peraturan pemerintah di setiap negara harus ada data center. sehingga pemerintah mudah dalam melihat lalu lintas keluar masuk negara. contohnya di indonesia mengharuskan perusahaan luar yang menjual cloud hosting harus memiliki data center di indonesia.

Salam Dan Terima Kasih,
Depri Pramana

Outline Cloud Computing - Application Support

Selamat Siang Para blogger,  Di tulisan kali ini saya akan membahas Outline Cloud Computing yang kedua yaitu Application Support, dimana Application yang banyak digunakan beruba website karena berhubungan dengan Internet. Website disini berupa Online Storage, Web Hosting, Online Application. Berikut adalah Contoh dari Application Support Cloud Computing.

  1. Online Storage atau Cloud Storage adalah sebuah teknologi penyimpanan data digital yang memanfaatkan adanya server virtual sebagai media penyimpanan. Tidak seperti media penyimpanan perangkat keras pada umumnya seperti CD atau hard disk, teknologi Cloud Storage tidak membutuhkan perangkat tambahan apapun. Yang anda perlukan untuk mengakses file digital anda hanyalah perangkat komputer atau gadget yang telah dilengkapi layanan internet. Mengenai istilah Cloud Storage yang tersemat untuk media penyimpanan online tersebut  dapat diartikan dari dua kata penyusunnya, Cloud dan Storage. Cloud yang dalam bahasa Indonesia berarti awan merupakan sebuah ibarat kata dari Internet. Internet diibaratkan layaknya sebuah awan yang luas yang mampu menampung banyak hal mulai dari informasi, hingga program-program dalam satu tempat dan dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh banyak orang.
    Sedangkan kata Storage memiliki arti penyimpanan atau media penyimpanan, dalam hal ini yang dapat disimpan adalah data-data digital mulai dari data tertulis, audio, visual hingga program atau pun aplikasi digital. Jadi secara umum Cloud Storage dapat diartikan sebagai teknologi yang menggunakan internet sebagai media penyimpanan data-data digital yang kita miliki.
    Pada dasarnya teknologi Cloud Storage merupakan pengembangan dari sistem Komputasi Awan atau yang disebut juga dengan istilah cloud computing. Komputasi Awan merupakan konsep dasar dari adanya layanan  Cloud Storage. Dengan penerapan teknologi Komputasi Awan, penyedia layanan Cloud Storage bisa membangun media penyimpanan secara online tersebut. Mengenai komputasi awan, teknologi ini merupakan salah satu teknologi jaringan internet yang memiliki sejarah pengembangan yang cukup panjang.

    Keunggulan Dari Teknologi Cloud Storage
    Dengan mengadopsi penggunaan internet sebagai media simpannya, teknologi Cloud Storage nyatanya mempunyai banyak sekali keunggulan jika dibandingkan dengan media penyimpanan perangkat keras seperti CD, hard disk, portable disk atau bentuk yang lain. Secara umum ada 3 keunggulan teknologi Cloud Storage.
    1. Yang pertama adalah mengenai sisi Skalabilitas, maksudnya adalah penggunaan Cloud Storage dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari pengguna itu sendiri. Dengan penambahan perangkat keras, sebuah penyedia layanan Cloud Storage bisa meningkatkan daya tampung datanya. Dan bagi para pengguna tentunya menjadi pilihan yang lebih baik dan efektif dengan menyesuaikan kapasitas Cloud Storage yang diperlukan.
    2. Yang kedua adalah dalam hal aksesibiltas, maksudnya adalah kemudahan ketika anda ingin menggunakan layanan tersebut. Dengan adanya teknologi Cloud Storage, anda bisa dengan mudah mengunduh, membuka atau melakukan editing terhadap data yang telah tersimpan kapanpun dan dimanapun selama perangkat anda masih terkoneksi internet. Hal ini menjadi opsi yang sangat penting bagi para pengguna layanan Cloud Storage terutama bagi perusahaan yang membutuhkan bisa mengakses data yang diperlukan dengan lebih mudah dan cepat.
    3. Keuntungan yang ketiga dari teknologi Cloud Storage adalah masalah keamanan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang paling penting karena para pengguna tentunya mengharapkan data yang tersimpan di Cloud Storage dapat terjaga keamanannya. Tidak hanya itu dengan menyimpan data digitalnya pada Cloud Storage akan mengurangi resiko kehilangan data jika terjadi masalah pada perangkat elektronik kita. Kejadian hilangnya data akibat kerusakan perangkat seperti komputer, laptop atau gadget lain pun bisa teratasi dengan adanya teknologi penyimpanan tersebut.
    Berikut adalah contoh Web yang menyediakan fasilitas Online Sorage :
    Google Drive - Dari Google, One Drive - Dari Microsoft, 4Shared, Ziddu, TurboShare

  2. Web Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet. Tempat dapat juga diartikan sebagai tempat penyimpanan data berupa megabytes (mb) hingga terabytes (tb) yang memiliki koneksi ke internet sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat secara simultan. Inilah yang menyebabkan sebuah website dapat diakses bersamaan dalam satu waktu oleh multi user.
    Pada dasarnya sebuah server web hosting menggunakan adalah sebuah komputer biasa namun menggunakan beberapa komponen dan program dasar sebuah server serta disarankan harus mampu untuk online 24 jam setiap hari dan tanpa harus dimatikan dalam jangka waktu lebih lama daripada komputer biasa
    Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, VPS atau Virtual Dedicated Server, dedicated server, colocation server.
    1. Shared Hosting adalah menggunakan server hosting bersama sama dengan pengguna lain satu server dipergunakan oleh lebih dari satu nama domain. Artinya dalam satu server tersebut terdapat beberapa account yang dibedakan antara account satu dan lainnya dengan username dan password.
    2. VPS, Virtual Private Server, atau juga dikenal sebagai Virtual Dedicated Server merupakan proses virtualisasi dari lingkungan software sistem operasi yang dipergunakan oleh server. Karena lingkungan ini merupakan lingkungan virtual, hal tersebut memungkinkan untuk menginstall sistem operasi yang dapat berjalan diatas sistem operasi lain.
    3. Dedicated Server adalah penggunaan server yang dikhususkan untuk aplikasi yang lebih besar dan tidak bisa dioperasikan dalam shared hosting atau virtual dedicated server. Dalam hal ini, penyediaan server ditanggung oleh perusahaan hosting yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
    4. Colocation Server adalah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang dipergunakan untuk hosting. Server disediakan oleh pelanggan yang biasanya bekerja sama dengan vendor.

  3. Online Application merupakan sebuah aplikasi yang bisa kita gunkan dimana saja tanpa perlu kita Install di komputer, dalam penggunaannya kita memerlukan connection internet karena Application yang nanti kita gunakan harus online, Contoh Application dari Google yaitu. Google Docs, Google Spreadsheet, Google Slide, Dan masih banyak lagi. Jadi dimana saja kita berada kita bisa melakukan editing dokument tanpa perlu kawatir apakah applikasinya sudah ada apa belum.

  4. Dengan adanya Cloud Computing kita bisa melakuka apa saja dari penjelasan diatas kita bisa menyimpan data secara cloud, Editing Data dengan menngunakan Online Application, hosting web dengan Web hosting.

    Sekian Dulu dan Terima Kasih,
    Depri Pramana

Outline Cloud Computing - Internet Infrastruktur

Selamat siang semuanya, dalam mempelajari Cloud Computing ada 3 Outline yang harus kita ketahui pertama yang akan kita bahas di halaman ini yaitu Internet Infrastruktur. Kenapa Internet Infrastruktur harus kita perhatikan dalam Cloud karena dalam komunikasi datanya harus selalu menggunakan Internet dan dimana internet tersebut di kelola oleh ISP dan juga dalam penerapan-nya memerlukan sebuah networking baik client atau server bahkan networking WAN. Berikut adalah yang di perlukan dalam Internet Infrastruktur Cloud Computing:
  1. ISP Adalah merupakan kependekan dari Internet Service Provider yaitu sebuah perusahaan atau badan usaha yang menyediakan layanan jasa sambungan internet dan jasa lainnya yang berhubungan. ISP memiliki infrastruktur telekomunikasi yang terkoneksi ke internet dimana ISP nantinya akan membagi kapasitas koneksi internet yang dimilikinya kepada para pelanggan yang membutuhkan jasa koneksi internet. Itulah pengertian ISP yang paling benar. Biasanya sistem langganan yang diterapkan oleh ISP adalah sistem langganan tiap bulan meskipun saat ini banyak sekali provider telekomunikasi yang menerapkan sistem berlangganan dengan sistem berbasis quota.
  2. Client / Server dalam sebuah Cloud Computing harus ada Client dan Server, Dimana Server adalah lokasi data-data yang akan di akses secara Cloud dari Client dan memerlukan internet.
  3. Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya. Sehingga Cloud Computing banyak diterapkan pada WAN karena jangkauannya sangat luas.
Dalam Cloud Computing Infrastruktur harus mendukung jika tidak maka dalam penerapan-nya tidak akan berjalan dengan baik.

Sekian Dan Terima Kasih,
Depri Pramana

Pengertian Cloud Computing

Cloud Computing dimana Cloud yang artinya "Awan" dan Computing yang artinya "Komputasi (Komputerisasi)" merupakan sebuah gabungan dalam pemanfaatan Teknologi Komputer yang dipadukan dengan pengembangan berbasis Internet. Dimana Cloud merupakan metafora dari Internet, sebagaimana Cloud yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Istilah lain dalam teknologi cloud computing yaitu Sebuah jaringan komputer yang saling berhubungan dengan komputer lain yang dapat dijalankan secara bersamaan. Cloud Computing sebenarnya penerapannya terpaku pada satu server atau banyak yang telah disediakan yang layanannya berupa penyimpanan data di server.
Cloud computing yang datanya disimpan dalam server bersifat permanen artinya semua pengguna dapat mengakses secara bersamaan melalui akses internet, dan menggunakan datanya juga secara bersamaan. Untuk saat ini cloud computing menjadi sebuah tren teknologi terbaru 2015 dimana setiap orang akan melakukan penyimpanan datanya melalui cloud computing karena dengan menggunakan cloud computing data maka semua datanya akan aman karena terproteksi.
Cloud Computing adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud.
Penguna Cloud Computing yang paling banyak saat ini adalah perusahaan-perusahan besar karena memang sengaja digunakan karena agar setiap pengguna dapat mengakses data kapan saja dan dimana saja tanpa batas yang terpenting adanya koneksi internet.

Kelebihan Cloud Computing:

  1. Menghemat biaya dan ruang infratructure pembelian sumber daya komputer.
  2. Bisa mengakses file dimana saja dan kapan saja bila terhubung dengan Internet.
  3. Bisa menghemat waktu pada perusahaan sehingga bisa langsung fokus pada perkembangan infrastruktur.
  4. Dapat dengan mudah di monitoring dari satu server.
  5. Operasional dan manajemen lebih mudah dan sederhana.
  6. Menghemat biaya operasional pada sistem informasi yang dibangun.
  7. Penyimpanan data lebih aman.

Kekurangan Cloud Computing:

  1. Jika tidak ada internet Data tidak akan bisa di Access.
  2. Jika Internet yang kita gunakan Bandwidth terlalu kecil akan memperlambat Access Data.
  3. Server akan menjadi lambat jika user semakin banyak sehingga harus selalu upgrade Server.
  4. Jika tidak mempunyai Backup yang handal maka hal terburuk ini akan timbul karena semua data berada di satu server pada Cloud Computing.
Salam Hangat,
Depri Pramana